Maria Kristin Yulianti, pebulutangkis puteri nomor 1 di Indonesia saat ini, membuktikan bahwa peringkat bukanlah segalanya. Berbekal posisi 21 dunia, Kristin hanya dibebani target untuk bertahan sampai babak 16 besar Olimpiade Beijing 2008. Namun ternyata dia mampu melaju terus lebih dari itu, menjadi satu-satunya pemain non-Cina & nonunggulan yang masuk babak semifinal. Medali perunggu pun diraihnya setelah mengalahkan Lu Lan, peringkat 2 dunia. Ini sekaligus menggagalkan sapu bersih Cina di nomor tunggal putri.
Perjuangannya luar biasa. Sebelum dihentikan Zhang Ning di semifinal, ia ~antara lain~ mengalahkan tiga pemain berperingkat lebih baik daripadanya: Julianne Schenk (13/Jerman), Tine Rasmussen (4/Denmark), & Saina Nehwal (15/India). Paling fenomenal, mungkin, ketika melawan Nehwal. Sempat tertinggal jauh, 3-11, pada set ketiga, Kristin membalikkan keadaan & akhirnya memenangkan pertandingan.
Kesuksesan Kristin di Olimpiade Beijing 2008 sebenarnya sudah mulai “tercium” sejak masuknya dia ke final turnamen Indonesia Superseries 2008. Permainannya tampak jauh lebih matang daripada ketika di putaran final Piala Uber 2008, baik secara teknis maupun dari sisi mental.
Hal itu pula yang terlihat ketika melawan Lu Lan pada pertandingan perebutan medali perunggu. Kalah relatif mudah, 21-11, di set pertama, Kristin mengambil set kedua dengan skor yang sama. Set ketiga diawali dengan tertinggal 0-3, tapi kemudian dia merebut 8 poin berturut-turut. Lajunya pun tak tertahan lagi, walaupun Lu Lan ~yang sudah mulai terlihat panik~ masih sempat menambah poin sampai 13. Sedap sekali melihat permainan Kristin saat itu, dia benar-benar tak terpengaruh oleh gemuruhnya penonton yang jelas mayoritas menyemangati pemain tuan rumah… ![]()
Omong-omong, saya juga senang sekali hari ini Kristin bisa meraih medali perunggu Olimpiade 2008. Itu serasa jadi kado indah buat ulang tahun saya besok…
Terima kasih, Kristin! Semoga performamu terus menanjak, jangan pernah puas dengan pencapaianmu saat ini…
Amazing, Maria Kristin!
16 08 2008Komentar : 7 Komentar »
Kategori : Ruang Bebas
Komentar Terakhir