Kadang-kadang saya bingung, kenapa urusan keyakinan musti diatur-atur, yang-benar-begini-sedangkan-yang-begitu-salah-dan-menodai/menistai-agama?
Hai… kebenaran absolut hanya Tuhan yang punya… Apakah kita, manusia yang dhâif ini, tengah mencoba untuk menggantikan posisi-Nya?
… mohon maaf jika ada yang tidak berkenan dengan tulisan ini…
Komentar Terakhir