Pecahan 20.000 di ATM Mulai Menghilang?

21 06 2008

Rabu (18/6) yang lalu saya berniat untuk melakukan penarikan uang tunai di ATM BNI. Berhubung yang saya perlukan pecahan 20 ribu, maka saya pun “lari” ke ATM yang ada di BNI Cabang UGM, karena di sanalah ATM terdekat dari rumah saya ~selain ATM yang terdapat di BNI Cabang UNY~ yang menyediakan pecahan tersebut.

Seperti biasanya jika menarik uang pecahan 20 ribu, saya pun langsung menuju ke ATM yang posisinya paling barat. Mengantre satu orang, selanjutnya tanpa ba-bi-bu saya masukkan kartu ATM saya, & telunjuk kanan saya menekan tombol-tombol, melakukan tahap demi tahap proses penarikan uang tunai. Sampai akhirnya ketika dihadapkan pada pilihan nominal yang ingin ditarik, saya mendadak bengong: kok beda dari yang biasanya? Nominal terkecil 300 ribu?

Apa saya salah kamar, ya? :???:





Belated-Birthday Greeting

21 06 2008

Selamat ulang tahun, suamiku… (halah… “suamiku”, kayak di telenovela saja ya, he-he-he…)

Terima kasih sudah 12 tahun menemaniku dalam suka & duka…

Menjelajah berbagai medan dalam panas & hujan…

Bareng-bareng keseruduk motor sampai terkapar di tengah-tengah pertigaan… (hee… nggak segitunya lagi…)

Kamu memang benar-benar tahan banting…

Tak pernah mengeluh walau sering tersakiti! (maafkan aku, ya…)

…emang dia kayak apa sih, segitu hebatnya?





Hmmhh…

10 06 2008

Kadang-kadang saya bingung, kenapa urusan keyakinan musti diatur-atur, yang-benar-begini-sedangkan-yang-begitu-salah-dan-menodai/menistai-agama?
Hai… kebenaran absolut hanya Tuhan yang punya… Apakah kita, manusia yang dhâif ini, tengah mencoba untuk menggantikan posisi-Nya?

… mohon maaf jika ada yang tidak berkenan dengan tulisan ini…





Dicarikan atau Mencari Sendiri?

2 06 2008

Suatu sore di akhir bulan Mei yang lalu, saya bertemu dengan seorang teman yang “kera Ngalam”. Kami dalam perjalanan pulang ke tempat tinggal & karena masih bisa searah untuk beberapa menit, kami pun sempat mengobrol ringan sembari melajukan kendaraan kami masing-masing.

“Sudah punya pasangan?”

Saya tersenyum, antara geli & terharu (tak usah dibayangkan, pasti cuma bikin pusing, he-he-he…). Untuk kedua kalinya dia menanyakan hal yang sama ~kali pertama adalah ketika kami bertemu di pernikahan kakaknya awal Maret yang lalu.

“Memangnya kamu mau mencarikan?”

Sungguh… walaupun saya mengucapkan itu dengan nada bercanda, tapi saya tidak sedang main-main.

Dia terdiam untuk sejenak…

“Aku nggak berani, mending Mbak cari sendiri saja, biar lebih…”

Akhir kalimatnya menggantung, tapi saya sudah paham maksudnya.

Memang, banyak lajang masa kini yang lebih suka mencari sendiri (calon) pasangan hidupnya tanpa campur tangan pihak ketiga, keempat, kelima, dst. Alasannya, biar benar-benar sesuai ~setidaknya mendekati~ dengan kriteria yang diinginkan. Mungkin juga ada kepuasan batin tersendiri dari “perjuangan tunggal” tersebut.

Namun, bagi saya, mau dicarikan atau mencari sendiri tidak ada bedanya. Keduanya, pada akhirnya, tetap akan melewati proses penjajakan (entah itu dalam waktu singkat atau lama, & apa pun caranya). Keduanya juga sama-sama bernilai ikhtiar, & yang pasti, keputusan akhir dari keduanya ada di tangan Tuhan… :)





Hari Susu Sedunia

1 06 2008

Gara-gara lihat ~dan baca~ iklan salah satu produsen susu cair terkemuka Indonesia di KOMPAS Minggu (01/06/2008), saya baru “ngeh” bahwa ternyata ada yang namanya Hari Susu Sedunia (World Milk Day)! Awalnya saya geli, kok ada-ada saja ya… Namun saya pikir-pikir lagi (plus setelah korek info sana-sini tentang hal itu dengan bantuan Cak Gugel), tidak ada salahnya juga sih, karena sampai saat ini masih banyak yang belum sepenuhnya paham akan pentingnya susu bagi tubuh & bagi semua golongan usia.
Hmm… benar-benar momentum yang pas, karena sehari sebelumnya adalah Hari Tanpa Tembakau Sedunia. Dua hari berturutan yang didekasikan untuk kesehatan, & tentang dua hal yang paling terabaikan di Indonesia…
:P